Cara membuat laporan hasil wawancara


Wawancara merupakan kegiatan tanya jawab yang dilakukan untuk memperoleh informasi secara rinci mengenai suatu hal atau peristiwa. Orang yang mewawancara disebut pewawancara sedangkan orang yang diwawancara disebut narasumber. Sebelum melakukan kegiatan wawancara terlebih dahulu kita membuat daftar pertanyaan dan sebaiknya diurutkan dari hal yang umum ke hal khusus. Setelah selesai melakukan kegiatan wawancara hal yang harus dilakukan berikutnya adalah membuat laporan hasil wawancara.

Baca :
soal ulangan harian kelas 4 tema 3 subtema 3

Laporan hasil wawancara sebaiknya memuat bagian-bagian sebagai berikut :
1. Topik wawancara
Topik wawancara ditulis supaya pembaca mengetahui pokok pembicaraan yang dilakukan  dan juga sebagai batasan agar laporan tidak keluar dari topik.
contoh : kerja bakti menghadapi musim hujan. Hal yang akan dibicarakan mengenai kerja bakti, tujuan, orang yang dilibatkan, dan dampak apabila tidak dilaksanakan kerja bakti.

2. Narasumber
Narasumber perlu ditulis agar pembaca mengetahui siapa yang memberikan informasi. Misalnya untuk topik mengenai kerjabakti maka narasumber bisa dari ketua RT atau ketua RW.

3. Pewawancara
Hal ini perlu ditulis agar pembaca mengetahui siapa yang melakukan kegiatan wawancara ini.

4. Waktu dan tempat
Bertujuan untuk mengetahui kapan dan dimana kegiatan wawancara dilakukan.

5. Hasil wawancara
Hasil ditulis agar pembaca mengetahui isi pembicaraan yang dilakukan selama kegiatan wawancara. Sebaiknya menggunakan kata baku dan kalimat efektif agar mudah dipahami oleh pembaca.

6. Kesimpulan
Kesimpulan ditulis bertujuan untuk menjelaskan kepada pembaca gagasan akhir dari akhir kegiatan wawancara. Sebaiknya ditulis dalam bentuk paragraf.  

0 Response to "Cara membuat laporan hasil wawancara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel